Kegiatan Stimulasi Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak di Balai Desa Sumber Rejo Kecamatan Waway Karya

Sumber Rejo, Senin (23-07-2018) Puskesmas sumber rejo melaksanakan kegiatan  stimulasi deteksi dini tumbuh kembang anak  yang dilaksanakan Oleh  Bidan  Violita Puspita Jayanti  A.Md.Keb. dan Bapak Habibi petugas kesehatan  di balai desa sumber rejo,kegiatan ini di hadiri oleh ibu-ibu yang mempunyai  balita  yang ada di desa sumber rejo,dan dihadiri oleh ibu  dan Bapak kepala desa sumber  rejo . kegiatan ini dilaksanakan pada pukul 09:00 wib sampai dengan selesai.

gambar 1.1ibu dan balita yang hadir

Pengertian Pertumbuhan, Perkembangan, dan Stimulasi

  • Pertumbuhan adalah bertambahnya ukuran dan jumlah sel serta jaringan, berarti bertambahnya ukuran fisik dan struktur tubuh sebagian atau keseluruhan sehingga dapat diukur dengan satuan panjang dan berat.
  • Perkembangan adalah bertambahnya struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam kemampuan gerak kasar, gerak halus, bicara dan bahasa serta sosialisasi dan kemandirian.
  • Stimulasi adalah kegiatan merangsang kemampuan dasar anak umur 0 – 6 tahun agar anak tumbuh dan berkembang secara optimal. Setiap anak perlu mendapat stimulasi rutin sedini mungkin dan terus menerus pada setiap kesempatan. Stimulasi tumbuh kembang anak dapat dilakukan oleh ibu, ayah, pengganti orang tua/pengasuh anak, anggota keluarga lain atau kelompok masyarakat di lingkungan rumah tangga masing-masing dan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatannya

1. Deteksi dini penyimpangan pertumbuhan : pemeriksaan Berat Badan/Tinggi Badan dan Lingkar Kepala.
a. Pengukuran Berat Badan

  • Tujuannya yaitu menentukan status gizi anak: normal, kurus, kurus sekali atau gemuk.
  • Jadwal sesuai dengan jadwal deteksi dini
  • Pengukuran Berat Badan: timbangan bayi dan timbangan injak
  • Pengukuran Panjang Badan atau Tinggi Badan: posisi berbaring dan berdiri
  • Penggunaan tabel Berat Badan /Tinggi Badan.

gambar 1.2. pengukuran berat badan

  1. Pengukuran Lingkaran Kepala Anak
  • Tujuan: mengetahui lingkaran kepala anak dalam batas normal atau di luar batas
  • Jadwal: 0 – 11 bulan tiap 3 bulan; 12 – 72 bulan tiap 6 bulan.

gambar 1.3. pengukuran lingkaran kepala anak

  1. Deteksi dini Penyimpangan Perkembangan: pemeriksaan Kuisioner Pra Skrining Perkembangan, Test Daya Dengar dan Test Daya Lihat.
    Skrining perkembangan anak dengan KPSP (Kuisioner Pra Skrining).
  • Tujuan: mengetahui perkembangan anak normal atau ada penyimpangan
  • Jadwal: umur 3, 6, 9, 12, 15, 18, 21, 24, 30, 36,42,48,54,60,66, 72
  • Alat: formulir Kuisioner Pra Skrining menurut umur dan alat bantu pemeriksaan
  • Lain-lain: cek pada buku pedoman
  1. Test Daya Dengar
  • Tujuan : menemukan gangguan pendengaran sejak dini, agar dapat segera ditindak lanjuti untuk meningkatkan kemampuan daya dengar dan bicara anak
  • Jadwal: tiap 3 bulan pada bayi umur kurang dari 12 bulan dan setiap 6 bulan pada anak umur 12 bulan ke atas
  • Pelaksana: tenaga kesehatan, guru TK, tenaga PADU dan petugas terlatih
  • Alat: instrumen Test Daya Dengar menurut umur anak, gambar binatang, mainan
  • Prosedur: cek pada buku pedoman

gambar 1.4 tes daya dengar

  1. Test Daya Lihat
  • Tujuan: mendeteksi secara dini kelainan daya lihat agar segera dapat dilakukan tindakan lanjutan shg kesempatan untuk memperoleh ketajaman daya lihat menjadi lebih besar
  • Jadwal: setiap 6 bulan pada anak usia pra sekolah umur 36 – 72 bulan

gambar 1.5. test daya lihat

  1. Deteksi dini penyimpangan mental emosional: Kuisioner Masalah Mental Emosional, CHeclist of Autisim in Todlers, Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas.
    a. Deteksi dini penyimpangan mental emosional
  • Kuesioner Masalah Mental Emosional umur 36 – 72 bulan
  • Checklist for Autism in Toddlers umur 18 – 36 bulan
  • Formulir deteksi dini Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas menggunakan Abbreviated Conner Rating Scale bagi anak umur 36 bulan ke atas.
  • Tujuan: mendeteksi secara dini adanya penyimpangan/masalah mental emosional pada anak pra sekolah
  • Jadwal deteksi dini : rutin tiap 6 bulan.
  • Deteksi dini autis pada anak pra sekolah
  • Tujuan: mendeteksi secara dini adanya autis pada anak umur 18 – 36 bulan
  • Deteksi dini gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas (GPPH)
  • Tujuan: mengetahui secara dini anak adanya Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan