Pelatihan Jurnalisme Desa 2018 Bagi Pengelola Informsi Desa Se-kabupaten Lampung Timur

Sumber rejo, jumat (25-04-2018) telah dilaksanakan kegiatan pelatihan jurnalisme desa 2018 bagi pengelola informasi desa se-kabupaten lampung timur,kegiatan itu dilaksanakan di hotel horizon pada hari rabu-kamis (25-26-2018 ) di bandar lampung. Dalam kegiatan pelatihan ini juga dijelaskan apa itu berita ,kelayakan berita,sumber berita desa,peliputan berita ,pegamatan,wawan cara berita,teknik wawan cara berita.

Jadi berita ialah laporan tercepat mengenai fakta atau ide terbaru yang benar,menarik,dan penting bagi sebagian besar khalayak,disiarkan melalui media berkala seperti surat kabar,radio,televisi ,atau media internet, sedangkan kelayakan berita bila mengandung nilai berita yaitu :

 

  • Kedekatan  ——>Besaran
  • Ketokohan ——>Aktual
  • Penting ———->menyangkut manusia
  • Berdampak ——>Unik atau luar biasa

beberapa sumber berita yang dapat kita dapatkan di desa yakni :

  • Peristiwa momentum
  • Peristiwa teragenda
  • Peristiwa fenomena
  • Lembaga publik di desa
  • LSM/ organisasi desa
  • Warga desa
  • Media massa

Peliputan berita  fata-fakta yang dikumpulkan dalam peliputan berita harus memuat unsur-unsur berita :

  • What (apa yang terjadi ? )
  • Who (siapa saja yang terlibatdalam peristiwa ?)
  • When ( kapan peristiwa terjadi ? )
  • Where ( di mana peristiwa terjadi ?)
  • Why ( mengapa peristiwa terjadi ?)
  • How (bagamana peristiwa terjadi ? )

Dalam melakukan wawancara tidak boleh dilakukan secara sembarangan,pemilihan narasumber yang tepat dalam melakukan wawaancara berita turut menentukan akurasi sebuah berita .teknik pelaksanaan wawancara  berita ;

  • Datang tepat waktu (jika ada kesempatan dengan narasumber ).
  • Perhatikan penampilan
  • Kenalkan diri dan kemukakan maksud kedatangan ( menciptakan keakraban).
  • Awali dengan menanyakan biodata narasumber.
  • Catat wawancara jengan terlalu mengendalikan recorder.
  • Ajukan pertanyaan secara ringkas .
  • Jadilah pendengar yang baik,tugas kita mengali informasi ,bukan “mengurui “ narasumber.

Tujuan pelatihan untuk peningkatan sumber daya manusia di lingkup desa, sehingga dapat mengangkat potensi desa melalui pemanfaatan teknologi informasi. Website menjadi sumber informasi penting yang dapat diperbarui setiap saat, untuk itu operator desa dituntut untuk selalu responsif dengan segala perkembangan yang ada didesa.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan